Sabtu, 25 Februari 2017

Perancangan Sistem Pendaftaran Pasien

Perancangan Sistem Pendaftaran Pasien Rawat Jalan Secara online

Pada aplikasi yang akan dibangun, terdapat dua actor yang terlibat langsung dalam penggunaan Aplikasi ini yaitu Petugas Rumah Sakit dan Pasien. Berikut merupakan penjelasan dari proses dilakukan oleh Petugas Rumah Sakit dan Pasien.



No
Actor
Hak Akses




1




Pasien
·         pasien melakukan registrasi
·         setelah registrasi sukses Pasien melakukan login dengan memasukan username dan password
·         masukan input data pendaftaran berobat
·         mengupdate data pasien
·         mengupdate data pendaftaran berobat
·         view jadwal dokter : melihat data jadwal dokter
·         view data dokter : melihat data dokter
·         view daftar riwayat berobat : melihat data berobat dan status berobat




2




Petugas Rumah Sakit
·         petugas rumah sakit melakukan login : masukan username dan passwors
·         input data dokter : petugas memasukan data dokter
·         input data jadwal dokter : petugas memasukan data jadwal dokter
·         mengelola data pasien
·         menyetujui data berobat pasien
·         mengelola data admin
·         laporan : view laporan
·         Atribut dari Setiap Actor dan Proses

Actor dan Proses
Atribut
Petugas Rumah Sakit
-          Id_Petugas RS
-          Nama
-          Alamat
-          User Name
-          Password
Pasien
-          KIB
-          Tgl_Lahir
-          Nama_Lengkap
-          No_Telepon
-          Alamat
-          User Name
-          Password
Registrasi
-          KIB
-          Tgl_Lahir
-          Nama_Lengkap
-          No_Telepon
-          Alamat
-          User Name
-          Password
Mengolah data dokter
-          Id_Dokter
-          Nama_Dokter
-          Poliklinik
-          Alamat
Mengolah data jadwal dokter
-          Id_Jadwal
-          Hari
-          Jam_Masuk
-          Jam_Selesai
Pendaftaran Berobat
-          Tanggal_berobat
-          Waktu_Berobat
-          Id_dokter
-          Poliklinik
-          Keluhan
Menyetujui Pendaftaran Berobat
-          KIB
-          Nama_Lengkap
-          Tanggal_berobat
-          Waktu_Berobat
-          Id_dokter
-          Poliklinik
-          Keluhan

§           Use Case Diagram
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhZ5XYsW6fGYQ69_6a09Kuh8w77IIEKpe-ST_6vqs2qooaSAsVAFxy3nr54p1rKf0TeVzT0HvEwqwSrTHVNW-bgM7bvEgIYA5MMrRFYdIJxjgGr16teslc16EVA_Nx304Rj7w0qUJKqCAQ/s1600/usecase.PNG
Use Case Diagram


-                     Pasien melakukan registrasi dengan memasukan identitas diri, dan Petugas Rumah Sakit mengelola kembali hasil registrasi pasien untuk disimpan pada database.
-                     Petugas Rumah Sakit mengelola data dokter dan jadwal dokter agar pasien dapat melihat data dokter dan penjadwalan dokter.
-                     Pasien melakukan pendaftaran berobat dan petugas rumah sakit menerima hasil pendaftaran berobat pasien lalu petugas rumah sakit menyetujui pendaftaran berobat pasien.
§           Class Diagram


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg0DWAemRq72BHdxwOr3l0k3Bqk2fTctrDY5hyz4J7ZoOk5ILlB3LURDtCop66sCUxcGwRRYcx74Y7cfu7cqn1GPFk7Fbe8DV_D2kl-x9a2an1k2GYlyoGWjS6IayoW6mX0abxcPc5aWv4/s1600/classdiagram.PNG
·         Class  Diagram

-                     Class Pasien memiliki keterhubungan langsung dengan class registrasi karena di registrasi pasien wajib memasukan identitas pasien dan Petugas Rumah Sakit mengelola kembali hasil registrasi pasien. 
-                     Petugas Rumah Sakit memiliki ketrkaitan dengan Mengolah Data Dokter Karena data Dokter akan di kelola oleh Petugas Rumah Sakit.
-                     Begitu juga Petugas Rumah Sakit memiliki ketrkaitan dengan Mengolah Data Jadwal Dokter Karen data Jadwal Dokter akan di kelola oleh Petugas Rumah Sakit.
-       Pasien Melakukan Pendaftaran Berobat dimana dalam Class Pendaftaran Berobat\terdapat atribut yang berada di Class Mengolah Data Dokter yaitu ID_Dokter dan Poliklinik.  
-                   Petugas Rumah Sakit Akan menerima hasil pendaftaran berobat pasien sehingga Petugas Rumah Sakit memiliki keterkaitan langsung dengan class Menyetujui Pendaftaran Berobat, untuk memberikan persetujuan pendaftaran berobat terhadap pasien.



  •      Sequence Diagram Pasien
Sequence Diagram Pasien berguna untuk mengetahui proses yang dilakukan Pasien padasystem ini.
 Berikut adalah gambaran Sequence Diagram Pasien pada system yang dibuat:


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj6RNJnwmoBbAv-ManZrvnBYlQJRMZcpb_k-eGAZx21nvASHWd0lbuFWPNSkkzyzqp8dw7rOpJDP82cnrhqAqhmswgnnp5nNqreiFQUbnQbpIMte4GR3Pynax0CApZ6TQBnVgdOi2jxf9w/s1600/squencepasien.PNG
·         Sequence Diagram Pasien
Sequence Diagram di atas menggambarkan skenario atau rangkaian langkah-langkah yang dilakukan dalam sistem yang berhubungan dengan Pasien, yang terdiri dari 1 aktor, 6 participant dengan garis lifelinenya, dan 10 message. Alur ini dimulai saat Pasien membuka aplikasi Pendaftaran Pasien Rawat Jalan Online ini dan dihadapkan pada tampilan Registrasi pasien dapat memasukan Identitas Pasien dan akan mendapat bukti Registrasi. Selanjutnya Pasien melakukan login dengan memsukan KIB dan Password setelah itu akan masuk ke form menu utama, lalu Pasien dapat melihat Jadwal dokter dan Data Dokter, selanjutnya Pasien melakuakan Pendaftaran Berobat, stelah itu pasien akan mendapatkan persetujuan pendaftaran berobat dari Petuagas Rumah Sakit.
  •      Sequence Diagram Petugas Rumah Sakit 
Sequence Diagram Petugas Rumah Sakit berguna untuk mengetahui proses yang dilakukan Petugas Rumah Sakit pada system ini. 
Berikut adalah gambaran Sequence Diagram Petugas Rumah Sakit  pada system yang dibuat:  


Sequence Diagram Petugas Rumah Sakit
  
Sequence Diagram di atas menggambarkan skenario atau rangkaian langkah-langkah yang dilakukan dalam sistem yang berhubungan dengan Petugas Rumah Sakit, yang terdiri dari 1 aktor, 4 participant dengan garis lifelinenya, dan 7 message. Alur ini dimulai saat Petugas Rumah Sakit membuka aplikasi Pendaftaran Pasien Rawat Jalan Online ini dan pada tampilan Registrasi Petugas Rumah Sakit mengelola kembali hasil  Registrasi Pasien dan menyimpan ke database Pasien. Kemudian Petugas Rumah Sakit Menginputkan Data Dokter dan Data Jadwal Dokter agar disimpan di database Dokter dan Jadwal Dokter, lalu Petugas Rumah Sakit menyetujui hasil pendaftaran berobat Pasien.

  •      Activity Diagram
  

Activity diagram dibuat berdasarkan sebuah atau beberapa use case pada use case diagram.
Dibawah ini adalah Activity Diagram yang dibuat pada system ini :
  
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEilvJ_KLf2nnYnLuDCLkOThKDCwe6PkpUR6Fow9BfUOIvqaEZb34U0mYRlzVlMjQYmY2JYz7ByVKer7VxR2cL-S8-0keD60e8hQjg6bNOIrA4IB7GQgOcuRzZpdDT1jxK2m_HZ3LSpH3Fs/s1600/Activity.PNG
    Pasien Lama : Mulai terus melihat jadwal dokter, setalah itu melakukan login, jika User name dan Password benar maka akan valid tapi jika salah maka akan kembali melihat jadwal dokter, kemudian setlah login valid pasien memilih Dokter,waktu rawat jalan dan memasukan keluhan penyakit dan simpan karena ini proses saat pendaftaran berobat maka akan tersimpan di record Data Berobat.
  Pasien Baru : Mulai terus Daftar dengan memasukan identitas Pasien setelah sukses kemudian login dan melihat jadwal dokter yang tersimpan pada record Data Jadwal Dokter,memilih Dokter yang sudah tersimpan di record Data Dokter,memilih waktu rawat jalan,memasukan keluhan penyakit dan simpan karena pasien baru akan tersimpan di record Data Pasien.
    Petugas Rumah Sakit : Mulai terus melakukan login dengan memasukan username dan password tersimpan di record Data Petugas Rumah Sakit, setelah itu menerima pendaftaran pasien lalu menyetujui pendaftaran pasien dan membuat laporan pendaftaran rawat jalan, selesai.
  •         Statechart Diagram 

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjFwc0pGFvCfqI_cx5MhkUp4Y4L3634RqGkQf5c_MPT2_JvSEwxwpBmVSWvjpSeHdLnDXBoHzPymwG6fEgumzapI9TI83vBTUfK0uq49wT4jDS7iNTpFvfSPZfI3oqaDSQ6TLc3TFi8GX0/s1600/statpasien.PNG

Pasien  : Mulai terus melakukan login dan registrasi setelah itu melakukan ke form utama pasien dan melakukan masukan identitas pasien simpan melakukan melihat jadwal Dokter,dan jadwal Dokter kemudian melihat Dokter dengan melakukan Ke Dokter terus apa ada Dokter terus melakukan memilih Dokter kemudian  setelah itu memilih waktu rujukan kalau sudah memilih waktu rujukan terus melakukanmemasukan keluhan penyakit pasien smpan kalau sudah terus melakukan pendaftaraan berobat dan menerima pendaftaraan berobat pdanHasil pendaftaraan berobat selesai.


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjC9i7vs_tbKt2M8Zqo4FGFBoX7XzPy8FzytBFyhzGMbTW7zjvtU4h1w0PS7zDd80DRBlAepns6nf3zohWjjij1lzuMQ0M5oC7SJW7q-s0wN9dtF5hOsc6foupE7QZ4FvxpYKPDpI53lrs/s1600/stat+petugas.PNG

                                                Statechart Diagram Petugas Rumah Sakit

§  Petugas Rumah Sakit: Mulai dari registrasi selanjutnya menuju form utama petugas rumah sakit melakuakn synchronization dibagi 3 ke Data Dokter dan Data pasien di simpan.Dan Jadwal Dokter terus melakukan pendaftaraan pasien terus menyetujui pendaftaraan berobat selesai.


Kamis, 23 Februari 2017

Riset Operasional

Riset Operasional
by sutrisno


Morse dan Kimball
Riset Operasi adalah suatu metode ilmiah yang memungkinkan para manajer mengambil keputusan mengenai kegiatan yang ditangani secara kuantitatif.
 Churchman, Arkoff, dan Arnoff
Riset Operasi merupakan aplikasi metode-metode, teknik-teknik dan peralatanilmiah dalam menghadapi masalah-masalah uang timbul dalam operasi perusahaandengan tujuan menemukan pemecahan yang optimal.
 Miller dan M.K.Star
Riset operasi adalah peralatan manajemen yang menyatukan ilmu pengetahuan,matematika dan logika dalam rangka memecahkan masalah yang dihadapi sehari-harisehingga dapat dipecahkan secara optimal.Secara umum dapat diartikan bahwa Riset Operasi berkaitan dengan prosespengambilan keputusan yang optimal dalam penyusunan model dari sistem-sistem,baik deterministik maupun probabilistik, yang berasal dari kehidupan nyata.
 Penerapan Riset Operasi
Sejalan dengan pekembangan dunia industri dan didukung dengan kemajuan dibidang komputer, Riset Operasi semakin diterapkan di berbagai bidang untuk menangani masalah yang cukup kompleks. Berikut ini adalah contoh-contoh penggunaan Riset Operasi dibeberapa bidang:
Akuntansi dan Keuangan:
·         Penentuan jumlah kelayakan kredit
·         Alokasi modal investasi dari berbagai alternatif
·         Peningkatan efektivitas akuntansi biaya
·         Penugasan tim audit secara efektif
 Pemasaran :
·         Penentuan kombinasi produk terbaik berdasarkan permintaan pasar
·         Alokasi iklan diberbagai media
·         Penugasan tenaga penjual kewilayah pemasaran secra efektif
·         Penempatan lokasi gudang untuk meminimumkan biaya distribusi
·         Evaluasi kekuatan pasar dari strategi pemasaran pesaing
 Operasi Produksi :
·         Penentuan bahan baku yang paling ekonomis untuk kebutuhan pelanggan
·         Meminimumkan persediaan atau inventori
·         Penyeimbangan jalur perakitan dengan berbagai jenis operasi
·         Peningkatan kualitas operasi manufaktur
Model-Model Dalam Riset Operasi
Model adalah abstraksi atau penyederhanan realitas sistem yang kompleks dimana hanya komponen-komponen yang relevan atau faktor-faktor yang dominan dari masalah yang dianalisis diikutsertakan. Ia menunjukkan hubungan-hubungan (langsung dan tidak langsung) dari aksi dan reaksi dalam pengertian sebab dan akibat. Karena sebuah model adalah suatu abstraksi realitas, ia akan tampak kurang kompleks dibandingkan realitas itu sendiri. Model itu, agar menjadi lengkap, perlu mencerminkan semua realitas yang sedang diteliti. Salah satu alasan pembentukan model adalah untuk menemukan variabel-variabel yang penting atau menonjol. Penemuan variabel-variabel yang penting itu berkaitan erat dengan penyelidikan hubungan yang ada diantara variabel-variabel itu. Teknik-teknik kuantitatif seperti statistik dan simulasi digunakan untuk menyelidiki hubungan yang ada diantara banyak variabel dalam suatu model.
Dalam Riset Operasi dikenal beberapa bentuk model yang menggambarkan karakteristik dan bentuk sistem suatu permasalahan. Macam-macam model tersebut diantaranya :
1.      Model Ikonik
Merupakan penyajian tiruan fisik seperti tampak aslinya dengan skalayang lebih kecil. Model ikonik mudah untuk diamati, dibentuk dandijelaskan, tetapi sulit untuk memanipulasi dan tidak berguna untuk tujuanperamalan. Biasanya model ini menunjukkan peristiwa statistik. Model initidak mengikutsertakan segi-segi sistem nyata yang tidak relevan untukanalisa. Masih dimungkinkan membangun model ikonik sampai tigadimensi, tetapi untuk persoalan dengan dimensi yang lebih tinggi adalahdiluar jangkauan model ini, sebagai gantinya diperlukan model matematik.Contoh :Maket Gedung, Model Automotif, dan Model Pesawat.
 2.      Model Analog
Merupakan model fisik tetapi tidak memiliki bentuk yang mirip dengan yang dimodelkan atau lebih abstrak. Model analog lebih mudah untuk memanipulasi dan dapat menunjukkan situasi dinamis. Model ini pada umumnya lebih berguna dari pada model ikonik karena kapasitasnya yang besar untuk menunjukkan ciri-ciri sistem yang dipelajari. Contoh: alat ukur termometer yang menunjukan model tinggi rendahnya temperatur
3.      Model simbolik
Merupakan model yang menggunakan simbol-simbol (huruf, angka, bentuk, gambar, dan lain-lain) yang menyajikan karakteristik dan properti dari suatu sistem. Contoh : jaringan kerja (network diagram), diagram alif, flow char, dan lain-lain.
4.      Model matematik
Mencakup model-model yang mewakili situasi real sebuah sistem yangberupa fungsi matematik. Diantara jenis model yang lain, modelmatematik sifatnya paling abstrak. Model ini menggunakan seperangkatsimbol matematik untuk menunjukkan komponen-komponen dari sistemnyata. Contoh : Pn = an. Po menyatakan model populasi mahluk hidup.Model ini dapat dibedakan menjadi dua kelompok, yaitu, deterministikdan probabilistik. Model deterministik dibentuk dalam situasi kepastian.model ini memerlukan penyederhanaan-penyederhanaan dari realitaskarena kepastian jarang terjadi. Namun, keuntungan model ini adalahbahwa ia dapat manipulasi dan diselesaikan lebih mudah. Jadi, sistemyang rumit dapat dimodelkan dan dianalisa jika dapat diasumsikan bahwasemua komponen sistem itu dapat diketahui dengan pasti.Model probabilistik meliputi kasus-kasus dimana diasumsikanketidakpastian. Meskipun penggabungan ketidakpastian dalam modeldapat menghasilkan suatu penyajian sistem nyata yang lebih realistis,model ini umumnya lebih sulit untuk dianalisa.

Sumber : Modul Riset Operasional BINUS